Featured 1

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 2

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 3

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tampilkan postingan dengan label Peradaban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peradaban. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Mei 2012

KERAJAAN SINGASARI


Gambar Candi Singhasari

Menurut kitab Pararaton dan Nagarakertagama, raja pertama kerajaan Singasari adalah sri Ranggah Rajasa Amurwabhumi yang populer dipanggil Ken Arok. Ken Arok adalah anak seorang Brahmana bernama Gajah Para dengan Ibu bernama Ken Endok dari desa Pangkur, yang semula berprofesi sebagai pencuri/penyamun yang sangat sakti dan selalu menjadi buronan alat-alat negara. Atas bantuan seorang pendeta yang menjadikannya sebagai anak pungut, ia dapat mengabdi kepada seorang kuwu (setara bupati) yang bernama Tunggul Ametung. Namun kuwu itu kemudian dibunuhnya dan si janda, Ken Dedes dalam kondisi hamil dikimpoiinya, yang mana anak itu nantinya diberi nama Anusapati.

Sabtu, 12 Mei 2012

SEJARAH BENDERA MERAH PUTIH


Bila kita melihat deretan bendera yang dikibarkan dari berpuluh bangsa di atas tiang, maka terlintas di hati kita bahwa masing-masing warna atau gambar yang terdapat di dalamnya mengandung arti, nilai dan kepribadian tersendiri, sesuai dengan riwayat sejarah bangsa itu masing-masing. Demikian halnya dengan Sang Merah Putih bagi bangsa Indonesia, warna merah dan putih mempunyai arti yang sangat dalam, sebab kedua warna tersebut tidak begitu saja dipilih dan dibuat secara tiba-tiba, melainkan melalui proses sejarah yang sama lamanya dengan sejarah perkembangan bangsa Indonesia.(sejarah bangsa Indonesia)

1.    Menurut sejarah, bangsa Indonesia memesuki wilayah Nusantara ini ketika terjadi perpindahan orang-orang Austronesia sekitar 6000 tahun lalu datang ke Indonesia Timur dan Barat melalui tanah semenanjung dan Philipina. Pada zaman itu manusia mempunyai cara penghormatan atau pemujaan terhadap matahari dan bulan. Matahari dianggap sebagai lambang warna merah dan bulan sebagai lambang warna putih. Zaman itu disebut juga zaman Aditya Candra, Aditya berarti matahari dan candra berarti bulan. Penghormatan dan pemujaan tidak saja di kawasan Nusantara namun juga di seluruh kepulauan Austronesia, di samudera Hindia dan Pasifik.

Selasa, 08 Mei 2012

Tes 9

Sejarah, Peradaban, Peradaban Indonesia, Islam

Tes 8

Sejarah, Peradaban, Peradaban Indonesia, Hindhu-Budha

Tes 7

Sejarah, Peradaban, Peradaban Indonesia, Pra Hindhu

Tes 6

Sejarah, Peradaban, Peradaban Dunia, Peradaban Timur Tengah

Tes 5

Sejarah, Peradaban, Peradaban Dunia, Peradaban Timur

Tes 4

Sejarah, Peradaban, Peradaban Dunia, Peradaban Barat